November 24, 2020
3 Alasan Kenapa Saya Suka BTS, Kamu Harus Coba!

3 Alasan Kenapa Saya Suka BTS, Kamu Harus Coba!

BTS atau para pemuda anti peluru ini memang membawa pesan yang mewakili anak muda. Peluru yang berarti prasangka negatif dan stigma terhadap anak muda. Jika kamu sudah mulai mengetahui semua pesan dari lirik dan MV mereka, kamu akan mulai mengerti kenapa saya bisa suka dengan mereka. Inilah 3 alasan kenapa saya suka BTS.

BTS adalah bias saya di usia 20an ini. Sebenarnya pertama kali saya suka BTS adalah saat penghargaan BBMA pertama mereka, sebelum mereka ramai masuk nominasi BBMA saya sudah mulai suka. Saat itu BTS sedang hiatus, jadi yang saya ingat saat menunggu MV adalah MV DNA.

Saat itulah saya mulai masuk komunitas blogging dan chating BAIA atau BTS ARMY INDONESIA AMINO. Saya tertarik karena teori MV yang sering dibicarakan di twitter. Saya juga sudah keranjingan lagu HIPHOP mereka, CHYPER PART 1, 2, 3. Sungguh berbeda rasanya mendengar cara rap mereka, entah kenapa sangat enak didengar di telinga saya waktu itu.

Saat mendengar lagu CHYPER, saya tentu saja penasaran dengan arti liriknya. Karena beat dan cara mereka ngerap sangat menggebu-gebu, emosi tapi elegan dan bergaya swag sekali. Dari situlah saya mulai terpesona oleh grup beranggotakan 7 member ini, BTS atau Bulletproof Boy Scouts.

Arti atau Makna dari Lirik lagu Album BTS dan Mixtape Member

Beberapa lagu BTS memang ada yang memiliki arti yang sangat berguna bahkan untuk kesehatan mental. Bukan hanya romantis atau puitis, beberapa bahkan terkadang menurut saya cukup logis. Inspirasi nama domain saya berasal dari dua lirik lagu mereka.

Days when you hate that you’re you
Days when you wanna disappear
Let’s make a door in your heart
If you open that door and go inside
This place will be waiting for you
It’s ok to believe, it’ll comfort you, this Magic Shop

BTS – Magic Shop

Salah satu lagu yang maknanya terkenal untuk membuat rasa tenang adalah Magic Shop. Ada saat-saat kita membenci diri kita sendiri atas apa yang terjadi. Menyalahkan diri sendiri atas semua kegagalan kita. Namun lagu Magic Shop ini memberitahukan bahwa kamu harus memaafkan dirimu sendiri. Jika kamu merasa ingin menghilang dari dunia ini, maka kau harus rileks sejenak dan membuka hatimu, membayangkan bahwa dalam dirimu telah ada tempat ajaib untukmu.

Hal Yang Menarik dari Teori MV BTS

Teori MV merupakan hal yang sering dibicarakan oleh ARMY, beberapa ada yang berlabel BTS/Bangtan Universe, dan ada yang tidak. Untuk Storyline Bangtan Universe atau BU sendiri sudah di bukukan oleh Bighit di dalam buku The Notes, dan beberapa potong cerita juga sudah dimasukan dalam notes di beberapa album mereka.

Sedangkan teori MV lainnya seperti Blood, Sweat and Tears mengacu pada buku Demian The Story of Emil Sinclair’s Youth karya Herman Hesse.

Spring Day mengacu pada buku The Ones Who Walk Away From Omelas karya Ursula K. Le Guin.

Beberapa cerita dari teori MV mereka biasanya berinti atas perjuangan anak muda dalam meraih kebahagian. Atau beberapa cerita mengenai bagaimana para pemuda seusia mereka menempuh hidup sesuai cerita masing-masing. Mereka memiliki permasalahan masing-masing di MV BU, dan itulah hal yang menarik dan mengandung misteri. Para ARMY penasaran dengan latar belakang dan cerita dari masing-masing member, walaupun itu bukanlah cerita nyata para member itu sendiri. Tapi Banyak hal yang bisa diambil dan dipelajari dari cerita MV mereka, walaupun beberapa cerita terasa menyakitkan.

Efek Positif dari BTS

Memang menyukai sesuatu secara berlebihan berkemungkinan memiliki dampak negatif. Namun sebelum kamu berprasangka negatif, lebih baik pikirkan dulu paparan saya mengenai efek positif dari BTS. Walaupun saya tidak yankin apakah ini berefek untuk semua orang.

Saya jadi suka membaca buku yang agak berat. Karena penasaran dengan buku yang berkaitan dengan album atau MV mereka, saya jadi terinfluenci untuk membaca buku yang memiliki topik yang cukup berat.

Membaca Buku Yang Berkaitan dengan BTS

RM sangat dikenal memiliki hobby membaca buku. Semua buku yang dibaca oleh leader BTS ini pasti ikut dibaca oleh para ARMY. Tak hanya RM buku yang dibaca oleh Jungkook dan Suga pun akhir-akhir ini laris dengan adanya versi terjemahan bahasa indonesia.

Selain buku yang saya sebutkan di atas, beberapa buku yang menyangkut dengan album mereka pun sudah saya baca. Lagu Magic Shop berkaitan dengan buku Into The Magic Shop karya James R. Doty MD seorang dokter bedah saraf yang menjadi dokter walaupun awalnya miskin dan terasa mustahil untuk menjadi dokter, menceritakan pengalaman dan proses bagaimana ia menemukan rahasia dari kerja otak dan jantung di buku ini. Juga bagaimana seseorang bisa mendapatkan yang ia mau jika ia merasa rileks, memaafkan, dan membayangkan apa yang ia inginkan.

Lalu untuk album Map of The Soul: Persona berkaitan dengan buku Jung’s Map of The Soul: An Introduction karya Murray Stain. Murray Stain adalah seorang murid dari Carl Jung seorang ilmuwan psikoanalitis yang mempelajari pemikiran dan jiwa manusia yang terdiri dari Self, Ego, Persona, Shadow, juga Anima dan Animus. Ini adalah buku psikologi pertama yang saya rasa paling pusing untuk saya baca, walaupun saya mengerti pun sangat rumit untuk menjelaskannya kembali.

Hubungan Internasional Antara Fans

Dengan mengenal BTS yang memiliki banyak fans di seluruh dunia, baik saya maupun fans lain bisa saling support dan membantu utuk sesuatu walaupun mungkin hanya lewat daring. Seperti voting, donasi, menyebarkan sesuatu yang berbau budaya. Belajar bahasa dan saling berkomunikasi. Tidak dapat dipungkiri salah satu pemersatu ARMY adalah sosial media Twitter, yang tentu saja ARMY sudah banyak mentrendingkan hal-hal yang berkaitan dengan BTS.

Secara tidak langsung hal ini jugalah yang membuat BTS menjadi grup Kpop pertama yang mendapatkan penghargaan dalam kategori Sosial Artist dari BBMA.

Bukan hanya itu, beberapa istilah pun menjadi trending dan mendunia seperti Purple You atau Borahae yang artinya mempercayaimu. V menjelaskan dalam konser bahwa ungu adalah warna terakhir dalam urutan pelangi, dan bisa berarti mempercayai satu sama lain dalam waktu yang lama.

Kata Purple You pun menjadi trending dan dipakai dimana-mana. Purple you pun diramaikan oleh presiden unicef saat berterimakasih atas suksesnya kerjasama champaign mereka dengan tema Love Myself dan end violence.

Belajar Marketing Dari BigHit

Jujur saja salah satu faktor yang membuat saya belajar banyak dari Bighit entertainment adalah marketing. Walaupun saya mungkin tidak benar-benar paham seluk beluknya, namun secara garis besar saya mulai sadar bahwa hal-hal yang dilakukan Bighit sangat berdampak besar.

Walaupun awalnya hampir bangkrut dan gagal apalagi karena girlband pertama Bighit yang kena skandal, mereka bisa bangkit secara perlahan namun meningkat pesat. Tentu saja hal itu didukung dengan teknik dan sistem marketing mereka. Sampai sekarang saya masih percaya kenapa Bighit mengakuisisi Source Music ent dan Pledis ent karena Bighit ingin membagikan rahasia dan sistem marketing mereka pada dua agensi yang dikenal memiliki artis yang bertalenta itu.

Sebenarnya banyak efek postif lainnya yang bisa saya sebutkan lagi. Seperti kepedulian terhadap Mental Health, perjuangan anak muda, lalu banyaknya donasi yang bisa terkumpul dan tersalurkan karena BTS, dan lain-lain. BTS juga termasuk ke dalam artis yang menghasilkan devisa negara yang cukup tinggi, karena membawa kultur Kpop dan Korea Selatan secara tradisional menjadi lebih luas lagi.

BTS

Itulah 3 alasan saya suka BTS. Apakah kamu mau coba?

Source:
Magic Shop Lyrics 
Unicef: Ipurpleyouday
Billboard Music Award for Top Social Artist
Bighit Entertainment
Expanding its strategy to build a multi-label structure, Big Hit is now the largest shareholder of PLEDIS Entertainment. 

Baca Tulisan saya yang lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *