Bagaimana Caranya Menjadi Cukup?

Bagaimana Caranya Menjadi Cukup?

Bagaimana caranya menjadi cukup

Setiap saat manusia selalu dihadapkan dengan pilihan dan rasa ingin bergerak. Setiap hari rasanya tidak bisa jika kita tidak memiliki keinginan. Saya terus mencari cara dan berpikir, bagaimana caranya agar tidak selalu merasa menginginkan segalanya. Bukankah manusia memang diciptakan dengan memiliki hasrat? Untuk hidup, untuk makan, untuk melanjutkan kehidupan, untuk lebih sukses. Tapi, kenapa saya selalu berpikir untuk tidak ingin memiliki perasaan itu?

Jika kamu mengenal saya dan tulisan saya sebelumnya, mungkin kamu tahu bahwa saya suka sekali menonton Drama dan membaca. Tontonan saya mungkin terdengar sepele dan sekarang sudah banyak orang yang menonton Drama Korea bahkan sampai viral. Tapi, setiap saya menonton saya selalu berpikir mengenai hasrat. Semua tokoh saling berkonflik dan menciptakan cerita yang seru, kebanyakan karena salah satu tokoh memiliki hasrat dan perasaan untuk memiliki segalanya. Keserakahan.

Dalam sebuah drama dengan segala kekayaan dan jabatan yang dimiliki, bagaimana mungkin tokoh tersebut menginginkan lebih dan bahkan menyingkirkan orang lain yang memiliki kekurangan dan bahkan tidak setara dengannya. Padahal dia sudah cukup bagi saya, jika boleh saya melihat dari perspektif saya. Dia sudah memiliki segalanya, tapi masih menindas dan takut akan lawannya yang bahkan tidak sejajar dengannya atau berada dibawahnya.

Ya yang saya bicarakan adalah Drama Penthouse: War of Life.

Saat ini sedang dimulai season kedua, namun saya belum menamatkan season 1 dan masih di episode 11. alur cerita drama ini memang sangat cepat, dan mungkin membuat saya tidak bisa membayangkan jika hal itu benar terjadi di dunia nyata.

Jadi cara menjadi cukup yang saya maksud dan saya tanyakan pada diri saya sendiri adalah bukan tutorial menjadi kaya, tapi perasaan cukup itu sendiri. Bagaimana caranya untuk tidak serakah. Mungkin orang akan bilang sering bersyukur. Lalu bagaimana caranya bersyukur?

Kenapa orang dengan mudah berkata seperti itu, sementara banyak orang yang masih melakukan segala cara untuk memiliki dan memenuhi dirinya.

Korupsi.

Kenapa masih ada lembaga pemberantasan korupsi?

Apakah bersyukur kurang membuat kita sadar akan apa yang kita miliki?

Bagaimana caranya menjadi cukup, atau merasa cukup?

Apa definisi cukup bagi seseorang?

Merasa aman, punya rumah, tidak punya hutang, kesehatan terjamin. Lalu? Masihkah kamu menginginkan segalanya?

Tulisan ini mungkin tidak cocok bagi orang muda seperti saya, di umur belasan sampai 20 an atau mungkin bahkan 30an, orang masih ingin mengjar cita-citanya dan impiannya.

Sesungguhnya ini adalah pikiran yang tidak bagus atau bahkan cukup toxic untuk dipikirkan terlalu dalam.

Namun mengenai segala bentuk dan cara jahat yang dihalalkan dan dibilang wajar adalah sebuah kesalahan. Bahkan jika kamu melakukan segala sesuatu dengan cara yang jujur dan terus berlari untuk mengejar apa yang kamu inginkan, baisanya kita akan merasa kelelahan dan hampa. Setalah itu kita merasa bingung dengan semua yang kita dapatkan. Seperti di lirik lagu BTS Shadow.

Lalu, bagaimana caranya menjadi cukup?

Photo by Carl Heyerdahl on Unsplash

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *