Drama Korea Hush: Jurnalis Yang Diam Sampai Akhir

drama korea hush jurnalis yang diam sampai akhir

HUSH adalah drama korea mengenai perusahaan media cetak koran dan para jurnalisnya. Dibintangi oleh Lim Yoona dan Hwang Jungmin, drama ini merupakan cerita yang diadptasi dari novel berjudul Silence Warning.

karena saya sudah selesai menonton drama korea hush ini dan sangat menyukainya maka saya mencoba untuk menuliskan review dan beberapa hal yang saya sukai dari drama ini.

Sinopsis Drama Hush

Sumber wikipedia

Han Joon-hyuk (Hwang Jung-min) adalah reporter senior untuk sebuah surat kabar. Tujuannya menjadi reporter adalah mengejar keadilan. Tetapi, ia menghadapi konflik antara idealisme dan pragmatisme. Joon-hyuk juga harus menangani masalah pribadi sebagai suami dan ayah.

Review Drama Hush

(Mungkin mengandung spoiler)

Han Joonhyuk adalah senior yang mengawasi karyawan magang yang baru saja masuk ke perusahaan Maeil Hankook atau Daily Korea, sebuah perusahaan koran yang cukup besar. Joonhyul merupakan reporter atau jurnalis yang sudah tidak terlalu bersemangat lagi, namun berusaha menjadi senior yang baik bagi karyawan magang.

Setelah menerima empat orang karyawan magang, mereka diputuskan untuk diangkat menjadi karyawan tetap setelah masa magang berakhir. Namun, pemimpin atau Kepala Redaksi Na Sung-won menyuruh reporter Joonhyuk memecat salah satu di antaranya, yaitu seorang wanita bernama Oh Sooyeon.

Oh Sooyeon yang awalnya dekat untuk meminta nasihat dari Joonhyuk memang sebenarnya adalah kandidat yang kompeten dan memiliki banyak pengalaman magang sebelumnya. Akan tetapi Sooyeon memiliki latar belakang yang menurut Kepala redaksi tidak cocok dengan citra perusahaan, yaitu pendidikannya yang merupakan lulusan dari universitas tidak ternama.

Joonhyuk mencoba untuk melawan perintah kepala, namun tidak bisa. Akhirnya Joonhyuk mencoba berbicara dengan Sooyeon, sayangnya keempat karyawan magang sudah mendengar pembicaraan mereka sebelumnya.

Pada akhirnya Sooyeon harus mengakhiri masa magangnya, namun dia masih harus menggantikan tugas malam seorang senior wanita padahal karyawan magang tidak dibolehkan untuk melakukan tugas malam.

Saat itulah ia bertemu terakhir kali dengan Lee Jisoo yang membawakan kimbab untuknya. Bahkan Joonhyuk menelpon Oh Sooyeon dan memberikan semangat yang pada akhirnya akan menyusulnya ke kantor. Namun Joonhyuk terlambat karena saat ia sampai di depan kantor, Oh Sooyeon jatuh dari gedung tepat di depan matanya.

Drama ini membuat saya terpesona. Mungkin konflik dan ceritanya tidak memiliki alur yang luar biasa cepat seperti drama viral yang ratingnya tinggi dan judulnya menjadi trending topik di twitter. Karena sama seperti judulnya HUSH seakan-akan menyuruh diam, konfliknya pun jadi cukup kalem sampai akhir. Meskipun beberapa plot cukup mengagetkan, tapi masih cukup wajar bagi saya.

Setelah cerita Oh Sooyeon menjadi viral di media karena pesan bunuh dirinya diunggah olehnya di laman Daily korea, eksekutif CEO dan Kepala Redaksi Na mulai khawatir. Mereka berpikir seorang karyawan magang telah melakukan kekacauan dan mereka harus menanggung akibatnya. Nama baik perusahaan koran dan media tercoreng karena seorang karyawan magang.

Dari sini mulailah Lee Jisoo yang diperankan oleh Lim Yoona menjadi dominan. Lee Jisoo mengatakan kepada Reporter Joonhyuk bahwa Oh Sooyeon bukanlah bunuh diri, tapi dia dibunuh.

Awalnya Han Joonhyuk tidak mempercayai hal itu, namun mulai mencurigi sesuatu karena beberapa kejadian di kantornya dan CCTV lantai tempat terakhir kali Oh Sooyeon bekerja sudah diambil oleh CEO nya.

Lee Jisoo terus menerus membuat Joonhyuk tersadar akan keadilan dan masa lalunya. Juga kesalahan lama Joonhyuk sebagai reporter junior ternyata diketahui oleh Jisoo.

Joonhyuk pun menyelidiki semuanya dengan caranya sendiri tanpa membawa rekan kerja lainnya yang sering ia ajak diskusi bersama. Padahal sebelumnya mereka bekerja sama untuk mengukapkan sebuah kasus politik.

Joonhyuk akhirnya menyusun strategi dan naik jabatan ke lantai 15, lebih dekat dengan CEO. Ia berpura-pura mengkhianati teman dan seniornya sendiri. Ia berusaha diam dan tidak menjelaskan alasan mengapa ia meninggalkan rekan satu timnya itu.

Dan dimulailah cerita yang lebih panjang disini. Saya memutuskan tidak akan menceritakannya lebih lanjut. Silahkan kalian menonton sendiri jika penasaran.

Apakah yang terjadi setelah Reporter Han Joonhyuk naik jabatan dan mendekati CEO Park?

Beberapa fakta yang saya sukai dari Drama Hush ini

Kepintaran Reporter Han Joonhyuk

Terbukti sejak awal menjadi reporter junior Han Joonhyuk memang sangatlah kompeten, namun dia memang terbawa perasaan akan kesalahan di masa lalu. Sehingga saat dia bertekad untuk mendekati CEO, ia memiliki banyak cara yang pintar dan strategis.

Banyak cara yang ia lakukan yang mungkin bisa menginspirasi kalian. Jalan pikiran dan kepintaran Han Joonhyuk bahkan bisa menipu orang di sekitarnya bahkan teman dan atasannya sendiri. Walaupun begitu bos atau CEO Daily Korea tetap menyukainya bahkan walaupun dia tahu Joonhyuk mengkhianati dan memliki tujuan tersendiri di akhir cerita.

Mata-Mata di Kantor

Di pertengahan episode kita akan diberi pertanyaan mengenai bagaimana mungkin kepala kantor memiliki koneksi yang sangat cepat atas apa yang terjadi dan apa yang akan dilakukan oleh anak buahnya di lapangan.

Pada akhirnya terkuak siapakah yang menjadi mata-mata kepala dan mengapa ia melakukan itu dan tidak mau melanjutkan perintah Kepala secara diam-diam lagi.

Pimpinan Redaksi dan Eksekutif

Walaupun begitu Pimpinan atau Kepala Na memiliki banyak sekali kalimat bijak yang bahkan membuat saya bingung, kepada siapa ia berpihak. Apakah dia baik atau jahat? Karena dialah yang menyuruh Reporter Han Joonhyuk untuk memecat Oh Sooyeon.

Sampai akhir cerita saya belum melihat bagaimana ia terlihat jahat dan baik. Ia merupakan jalan tengah dari cerita ini karena dialah yang mendapat keuntungan di akhir cerita walaupun dia terlihat tidak berusaha untuk mendapatkannya.

Namun cukup jelas untuk kita tahu bahwa eksekutif CEO memang melakukan segala cara untuk membuat dirinya sendiri lebih baik dan citra perusahaan tidak tercoreng. Sedangkan Kepala Na selalu menuruti perintahnya.

Kutipan dan Judul Setiap Episode Drama Hush

Banyak sekali kutipan bagus dari drama ini. Bahkan semua kutipan bisa saja menyambung dengan judul tiap episode yang merupakan jenis makanan.

Judul yang sangat saya suka yaitu di episode ke 15, Seekor Ikan Tidak Pernah Menutup Matanya.

Saat itu Joonhyuk merasa bersalah atas kematian Oh Sooyeon dan merasa saat dia berusaha menegakkan keadilan dan ketahuan oleh CEO, Manager dan Kepala Redaksi Na, ia merasa itu semua karena Karma.

Namun dengan bijak dan gayanya, Kepala Na menjawab,

Sebagian terlahir kaya dan tetap kaya sepanjang hidup mereka. Saat mati, mereka menutup mata di peti mari indah yang penuh dengan bunga. Sebagian memberikan dagingnya untuk makhluk lain, tapi mereka bahkan tidak bisa menutup mata. Apa ini karma? Bukan. Takdirmu ditentukan begitu kau lahir.

Drama Korea Hush – Na Sungwon

Karakter Unik Setiap Tokoh

Lee Jisoo adalah anak dari seorang produser yang dulunya berteman dan kenal dengan reporter Joonhyuk. Joonhyuk bahkan memiliki hubungan atas kematian ayahnya Lee Jisoo.

Lee Jisoo menjadi seorang dengan pikiran yang cerdas untuk menulis cerita dan menjadi jurnalis yang hebat. Dia memiki keberanian untuk mengungkapkan keadilan bahkan memiliki peranan penting untuk membuat Han Joonhyuk memaafkan diri sendiri dan melupakan masa lalunya.

Han Joonhyuk memang memiliki masa lalu yang sulit dan membuatnya tidak terlalu aktif lagi atas permasalahan politik di balik setiap tulisan media kantor mereka. Namun ia serasa digurui dan diberikan nasihat oleh Lee Jisoo. Sehingga walaupun ia merasa bersalah atas kematian temannya dan peristiwa kecelakaan anaknya, ia kembali bangkit dan mencari keadilan dan kebenaran atas peristiwa Oh Sooyeon.

CEO perusahaan Daily Korea bukanlah seorang Jurnalis atau reporter sehingga ia sangat bergantung akan kinerja orang-orang dibawahnya yang sangat ia percayai. Ia telah kehilangan anak kandungnya dan ia sangat tertarik dengan jabatan politik.

Kepala Redaksi Na sudah dianggap sebagai senior dan kakak bagi Han Joonhyuk. Kepala Na mungkin adalah tokoh yang paling bijak namun memiliki maksud tersendiri.

Kapten atau wakil redaktur meja kota adalah karyawan wanita yang hebat, dia adalah seorang single parent. Ia bekerja demi kedua anaknya dan memiliki watak yang pemarah di kantor. Walaupun gampang marah namun kepala kantor dan staf lainnya mengaguminya.

Ada beberapa tokoh lainnya yang juga memiliki cerita mengejutkan.

Makna dan Singkatan Dari Kata HUSH

Han Joonhyuk bahkan membuat kartu untuk strategi dan timnya. Ia mengeluarkan kartu yang bertuliskan kata HUSH. Hanya itu sajakata yang tertulis di kartu tersebut sambil menyuruh diam dengan jari telunjuk.

Setelah sekian episode akan terungkap apa singkatan dari HUSH tersebut. Dari awal memnag penonton diberi tahu bahwa makna HUSH yang juga menjadi judul cerita adalah menyuruh diam. Diam sampai akhirnya bisa mengetahui seluruh kebenaran yang ada.

Kesimpulan Setelah Menonton Hush

Saat mengikuti drama ini setiap minggu, saya sama sekali tidak merasa bosan di pertengahan maupun menuju akhir episode. Konflik dan jalan ceritanya sangatlah apik. Bahkan cara penyelesaian dan plot twist di dalam cerita ini mungkin bisa menginspirasi kalian.

Drama ini seperti ingin menceritakan berbagai trik dan hal dibalik kepenulisan koran maupun secara digital oleh para media profesional atau perusahaan besar. Seperti umpan klik, copas yang ternyata mereka lakukan, edit yang dilakukan secara diam-diam, laporan kesalahan tulis, dan politik di balik berita.

Walaupun berulang kali beberapa senior mengatakan bahwa jurnalis bukanlah polisi, tetap saja membuat saya merasa pekerjaan mereka seserius polisi. Mereka ingin mengungkapkan keadilan dan memperbaiki dunia.

Walaupun drama ini merupakan cerita fiksi, penonton bisa merasakan menjadi seorang reporter koran tidaklah mudah. Banyak hal yang harus dilewati dan banyak tantangan yang mungkin mengganggu kita, meskipun kita bisa saja tidak peduli.

Han Joonhyuk, Lee Jisoo dan teman satu timnya adalah contoh seorang karyawan yang tidak hanya mementingkan diri sendiri, berpura-pura dan tidak peduli mengenai keadilan yang telah hilang di kantornya. Mereka terus mencari kebenaran walaupun membuat segalanya menjadi rumit.

Mereka mungkin diam sampai akhir, tapi mereka sedang mencari kebenaran dan mengungkapkannya setelah semuanya selesai. Istilahnya diam-diam menghanyutkan kali ya? Atau diam sampai semua kebenaran akhirnya bisa ditemukan dan hasilnya bisa menuntut keadilan dengan benar.

Drama ini saya beri rating 9 dari 10 bintang
Bergenre drama, non romace, jurnalistik.
Hush adalah Drama Korea yang diadaptasi dari novel tahun 2018 berjudul Silence Warning, apakah akan ada yang menerjemahkannya. Jika ada saya pasti akan membacanya.

Terima kasih telah membaca Review Drama Hush dari saya.

Poster, Credit & via: Asianwiki, Wikipedia.

💜Sinta, Moonchild & Daydreamer

Leave a Comment