Jurnal Introvert: Dibuka

Jurnal Introvert: Dibuka

Untuk Siapapun Yang Ingin Membacanya

Begitu saya pikir mau bikin apa lagi atau bahkan mau cari niche yang kaya gimana lagi, saya rasa emang lebih benar untuk ikuti diri ini yang asli. Bahkan saat saya tau saya pendiam dan mungkin memiliki kepribadian introvert, saya masih akan berpikir ulang dan mulai berdiskusi dengan diri sendiri mengenai ‘benarkah saya ini introvert?’

Jadi mulai sekarang saya akan menulis serian blog dengan judul introvert ini semampu saya, sebisa mungkin.

FYI hasil tes MBTI saya adalah INTP. Sebenarnya mungkin hasilnya bisa berubah-ubah, tapi saya pikir apapun hasilnya huruf I di depan pasti akan muncul, yang menandakan saya ini introvert.

Apa tujuan dari serial ini adalah untuk menunjukkan bahwa apa yang saya pikirkan dan mungkin tidak bisa saya ekspresikan secara lanjut, gamblang kepada orang-orang di sekitar saya di kehidupan nyata. Mungkin pemikiran saya yang aneh ini dapat kalian baca di serian tulisan saya ini dengan judul utama Jurnal Introvert.

Tujuan lain adalah, kemungkinan yang nyasar kesini karena mencari di kolom search engine dengan kata introvert saat ini, sedang penasaran apa itu introvert. Ingin tau seperti apa pikiran introvert, atau adakah yang relate dengan perasaan mereka para introvert.

Mungkin akan saya tulis antara seminggu sekali, dua minggu sekali. Terantung episode yang saya alami di kehidupan nyata dan reaksi dalam otak saya.

Sekarang ini saya berpikir pula untuk menuliskannya di instagram saya melalui instastory, jika memungkinkan dalam tulisan singkat. Walaupun bukan kaitannya dengan introvert, boleh follow IG dan twitter saya @sinmoonsun. Itupun kalau saya ingat untuk update.

Disclaimer, tulisan saya di masa depan mungkin salah tapi mungkin juga benar, namun sebenarnya itu adalah murni pemikiran saya walaupun mesti saya saring dan pilah kembali.

Sekali lagi, Jurnal Introvert adalah tulisan pribadi mirip dengan diary atau buku harian, dimana saya jarang atau tidak mengatakannya pada orang banyak di sekitar saya. Bisa jadi yang saya tulis adalah akumulasi dari bebagai macam pemikiran dari bertahun-tahun yang lalu. Dan tergantung episode dalam hidup saya yang men-trigger pikiran saya.

Terima kasih sudah membaca pembukaan ini.

Photo by Jan Kahánek on Unsplash

One thought on “Jurnal Introvert: Dibuka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *