Kebiasaan Buruk Saya Sebagai Blogger – Pemula

Apakah kamu merasa memiliki kebiasaan buruk sebagai penulis ataupun Blogger? Berikut ini kebiasaan buruk saya sebagai blogger.

Sebenarnya saya tidak yakin dan aneh untuk memperkenalkan saya sebagai blogger. Awalnya saya hanya ingin menulis blog sebagai sampingan saja. Karena menurut saya, diri ini sudah cukup hobi untuk menulis. Awalnya sih berpikir begitu. Tapi ternyata ga segampang itu. Susah, susaaah banget buat konsisten. Misal setiap minggu sekali aja kayaknya susah banget.

Untuk kalian yang baca tulisan ini, dan berniat untuk memulai buat blog atau situs pribadi seperti saya, apalagi situs yang domainnya berbayar, kalian bisa coba pikir lagi. Dibawah ini adalah kebiasaan saya yang merupakan kebiasaan buruk untuk aktivitas ngeblog.

Saya berharap dengan menulis ini, saya dan pembaca yang mungkin juga seorang penulis bisa sadar bahwa kebiasaan ini tidak baik dan malah membuat blog menjadi tidak maju.

  • Tulis draf tanpa dikembangkan

Ini hal yang paling sering terjadi. Entah hanya saya saja atau blogger yang lain juga, tapi rasanya sebagai blogger harus membuat ide tulisan berdasarkan poin-poinnya dulu baru nanti dikembangkan. Namun beberapa hal malah membuat saya mentok dan ga tau mau tulis apa lagi setelahnya.

Bagi saya sendiri, saya keseringan terlalu gampang menentukan ide dan judul, jadi kesannya asal tulis aja pas bikin draf. Lalu setelahnya draf itu tidak bisa dikembangkan dan malah jadi tidak jelas.

  • Bingung untuk cari ide padahal draf menumpuk

Nah ini adalah lanjutan dari yang nomor satu. Kenapa? Karena keseringan dan terlalu gampang menentukan ide, maka saya seperti kehabisan ide dan ga tau mau tulis apa lagi.

Padahal draf udah numpuk dan bisa menjadi tulisan panjang yang menarik, tapi saya merasa tulisan itu tidak cukup menarik. beberapa kali malah saya merasa mau bosan untuk mengembangkan ide saya tersebut, makanya jadi merasa tidak menarik. Terkadang, malah jatuhnya seperti sedang kekurangan ide dan bingung mesti cari dimana lagi semua inspirasi dan ide untuk topik blog saya.

Baca Juga : Alasan kenapa Saya Membuat Blog Pribadi
  • Nanti aja. Kebiasaan menunda

Nanti aja ah…. Ini adalah pikiran yang sangat nyaman dan memenjarakan. Saya berniat menulis 30 judul untuk bulan juni, sebulan penuh. Artinya sampai akhir Mei setidaknya saya harus siap-siap, karena tidak memiliki banyak waktu luang jadi harus dicicil.

Saya menulis judul, ide, listing, lalu saya simpan untuk arsip bulan Juni. Setelahnya saya merasa, ah nanti saja bulan Juni masih lama. Sekarang taggal 30 Mei, saat saya menulis ini dan ini tulisan pertama untuk tanggal pertama di bulan Juni. Tulisan yang benar-benar saya coba selesaikan sampai akhir.

  • Kebanyakan mencari inspirasi

Selain itu, saya juga terlalu banyak mencari inspirasi. Scrolling instagram, twitter, pinterest. Walaupun itu bukanlah hal yang buruk, namun entah kenapa saya malah jadi malas untuk menulis.

Saya terlali sibuk untuk berpikir dan membayangkan seperti apa tulisan saya atau apa yang akan saya buat. Mungkin ini namanya OverThinking? Terlalu banyak membayangkan. Daydreaming.

Bahkan blog jurnal introvert saya pun saya tidak yakin akan ada lanjutannya.

  • Tulisan hanya muter-muter saja

Ini adalah hal yang saya sadari setelahnya ketika tiba-tiba saya membaca tulisan saya sendiri. Karena saya terlalu berpikir di hal yang itu-itu saja, saya jadi lebih sering menuliskan hal yang sama. Hal ini berpengaruh ke dalam kualitas tulisan dan bikin orang bingung untuk membacanya.

Bahkan saya sendiri pun bingung, sebenarnya saya tuh lagi nulis tentang hal apa?

  • Malas membaca ulang

Ini saya banget. Kadang saya malas banget baca ulang setelah menulis. Memang sih saya cenderung blogger yang ga suka baca tulisan sendiri. Kebiasaan seperti ini sedang saya kurang-kurangi. Supaya mengurangi kesalahan Typo.

Sepertinya saya kurang percaya diri dengan tulisan saya. Terkadang kaget bila membaca tulisan sendiri, karena merasa seperti orang yang berbeda. Saya merasa heran dengan membaca tulisan saya yang seperti ini, rasanya apakah mungkin diri ini bisa menulis sedemikian rupa?

Itulah beberapa kebiasaan buruk saya sebagai blogger. Walaupun bukan full time blogger atau writer, saya tetap merasa terkadang ada hal yang salah dan harus diubah.

Konsisten dan sabar adalah kunci dari konten, walaupun tidak ada yang memaksa saya untuk menulis juga.

Semoga kedepannya saya bisa mengurangi kebiasaan di atas. Jika kamu seorang penulis blog pribadi yang tidak memiliki keharusan dan deadline, apakah hal atau kebiasaan buruk yang berdampak ke dalam aktivitas blogger-mu?

Silahkan tulis komentar di bawah dan sampai ketemu lagi di tulisan selanjutnya.

Sinta, Moonchild and Daydreamer

Leave a Comment